Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak Februari
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga emas dunia tergelincir sekitar 2% pada akhir perdagangan Jumat (31/7/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (1/8/2026) WIB. Meski melemah, logam mulia ini tetap berada dalam jalur kenaikan bulanan pertamanya dalam lima bulan terakhir. Penguatan ini didorong aksi beli saat harga menyentuh level USD 4.000.
Mengutip CNBC, harga emas spot turun 1,8% menjadi USD 4.027,75 per ons. Sebelumnya, harga sempat anjlok hingga 2% dalam sesi tersebut. Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman Agustus merosot 1,9% ke posisi USD 4.025,10 per ons.
Sepanjang bulan ini, harga emas naik 0,5%. Kenaikan ini merupakan yang terbesar sejak Februari. Momen ini terjadi bertepatan dengan dimulainya perang dengan Iran.
Data inflasi yang melandai menjadi motor utama kenaikan belakangan ini. Hal tersebut membuat pelaku pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Selain itu, harga minyak sempat turun kembali ke level sebelum perang awal bulan ini.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas