Harga Minyak Dunia Naik Tipis! Isu Serangan Iran ke Israel Bikin Cemas
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami sedikit kenaikan pada penutupan perdagangan hari Kamis (1/11/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (2/11/2024) WIB. Kenaikan ini disebabkan...
Ketegangan antara Iran dan Israel bukan hal baru. Kedua negara terlibat dalam serangkaian serangan balasan di wilayah Timur Tengah, terutama dipicu oleh konflik di Gaza. Serangan udara Iran ke Israel pada bulan Oktober dan April lalu berhasil dihalau, dengan kerusakan yang relatif kecil.
Iran adalah anggota OPEC dan memproduksi sekitar 4 juta barel minyak per hari pada tahun 2023. Ekspor minyak Iran diperkirakan akan mencapai 1,5 juta barel per hari pada tahun 2024, meningkat dari 1,4 juta barel per hari pada tahun sebelumnya.
Kenaikan harga minyak juga didorong oleh harapan bahwa OPEC+ akan menunda rencana peningkatan produksi minyak yang seharusnya dilakukan pada bulan Desember. Penundaan ini mungkin terjadi karena kekhawatiran akan lemahnya permintaan minyak dan meningkatnya pasokan. Keputusan terkait hal ini diperkirakan akan diumumkan pada pekan depan.
Dengan ketegangan yang terus memanas, pasar minyak global masih dipenuhi ketidakpastian. Para pelaku pasar kini lebih berhati-hati dan akan terus memantau perkembangan terbaru antara Iran dan Israel, serta langkah-langkah yang akan diambil oleh OPEC+ untuk menjaga stabilitas pasokan minyak di tengah situasi yang penuh gejolak ini.
- 1
- 2
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem