Harga Terbang 101,25%, BEI Stop Sementara Perdagangan Saham Emiten Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdaga...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan, Rabu 29 April 2026 dalam rangka cooling down.
Menurut Donni Kusuma Permana, P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Selasa 28 April 2026, suspensi saham BOBA dilakukan sehubungan terjadinya peningkatan harga yang signifikan sepanjang pekan lalu.
Saham BOBA ditutup meningkat 22,90% menjadi Rp322 per unit pada perdagangan di BEI, Selasa 28 April 2026 dibanding sehari sebelumnya di Rp262. Selama periode sepekan, harga saham BOBA melonjak 41,22%, Jika dibandingkan antara harga 1 April 2026 di posisi Rp160 per unit,maka saham BOBA telah terbang tinggi hingga 101,25%.
Donni bilang, penghentian sementara transaksi saham BOBA sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Bahkan suspensi saham BOBA juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pelaku pasarmempertimbangan secara matang sebelum bertransaksi di saham ini.
Selain itu, suspensi BOBA juga dimaksudkan agar investor memiliki informasi yang valid sebelum melakukan investasi di saham tersebut. Donni meminta kepada investor memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026