Hati-Hati! Saham Emiten Ini Tengah Diawasi BEI, Ini Pemicunya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), karena harganya bergerak tak waj...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), karena harganya bergerak tak wajar.
Seperti dikutip dari pengumuman BEI, Kamis (27/2/2025), pola transaksi saham AREA diawasi Bursa karena terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Saham AREA mencatat kenaikan harga signifikan.
Sehubungan dengan pola transaksi tak wajar ini, Bursa memandang perlu untuk mengawasi perkembangan saham AREA sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.400, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.400, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas...
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...