Hati-Hati! Tiga Saham Emiten Ini Masuk Radar Pengawasan BEI, Mengapa?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), J Resources Asia Pasifik Tbk (PSA...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM). Ketiga saham di atas terindikasi bergerak tak wajar.
Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Rabu (04/6/2025), pola gerak saham FORE dan PSAB diawasi BEI karena terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Begitu juga status UMA ditetapkan pada saham SMKM karena terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan.
“Otoritas Bursa memandang perlu untuk mengawasi perkembangan harga saham FORE, PSAB, dan SMKM sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” katanya.
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%