back to top
Kamis, Januari 22, 2026
23.1 C
Jakarta

IHSG Akhir Pekan Diperkirakan di Kisaran 6.800-7.000, Berikut Rekomendasi Bahana Sekuritas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan saham Jumat (6/10) diperkirakan bergerak melemah. Demikian dikemukakan tim analis pasar modal Bahana Sekuritas dalam laporan riset hari ini.

“Secara tekhnikal, IHSG diperkirakan berada di rentang 6.800-7.000. Sejumlah sektor yang dapat diperhatikan hari ini adalah IDXTECH, IDXFIN, IDXHEALTH, IDXNCYC, IDXPROP, IDXCYC dan IDXINFRA,” tulis tim analis Bahana Sekuritas.

Di tengah perkiraan melemahnya IHSG, tim analis Bahana Sekuritas merekomendasikan “beli” saham PTPP dengan target harga Rp940 per unit. Area beli terbaik pada range Rp725-750 per saham. Stoploss jika closing di bawah level Rp700 per saham.

Saham HRUM diperkirakan naik ke Rp2.050 per unit, berpotensi naik 25,38% dari penutupan Rp1.635 per unit. Lakukan stoploss jika closing di bawah level Rp1.600. Areal beli terbaik saham HRUM berada di range Rp1.625-1.650 per unit.

Saham MEDC ditargetkan naik ke harga Rp1.700 per saham. Setelah ditutup di harga Rp1.310 per unit, maka area beli terbaik saham MEDC berada di kisaran Rp1.300-1.350 per saham, dan jangan lupa lakukan stoploss jika closing di bawah level Rp1.285 per saham.

Demikian juga saham BRIS ditargetkan naik ke harga Rp1.675 per unit, atau masih berpotensi naik sekitar 8,4% dari harga penutupan Rp1.545 per saham. Segera stoploss jika closing di bawah level Rp1.500. Area beli terbaik saham BRIS berada di kisaran Rp1.525-Rp1.550 per saham.

IHSG ditutup melemah 11,750 poin (0,17%) menjadi 6.874,83 poin, Kamis (5/10). Ini seiring merosotnya harga saham 261 dari 751 emiten yang sahamnya ditransaksikan. Adapun indeks penekan adalah IDXPROP turun 1,04%, IDXENER turun 1,03%, IDXTRANS melemah 0,94%, dan IDXBASIC turun 0,74%. Pada Kamis (5/10), investor asing mencatatkan nett sell Rp672 miliar.

“Diperkirakan hari ini, Jumat (6/10), IHSG berpotensi melemah dengan range 6.800-7.000. Sektoral yang dapat diperhatikan adalah Toll Road, Energy, Banking, dan Construction,” tulis tim analis Bahana Sekuritas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dana IPO Rp36,06 Miliar AEGS Ludes, Porsi Terbesar Buat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajamen PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS)...

BEI Lanjutkan Suspensi Perdagangan Saham Dosni Roha Indonesia (ZBRA), Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan...

IHSG Kembali Turun 0,20% di Bawah 9.000 di Tengah Menguatnya Bursa Asia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di level 9.052,168, Indeks Harga...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru