STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di 8.428,050, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Selasa (24/2/2026) berakhir melemah 115,248 poin atau anjlok 1,37% ke level 8.280,833, dari penutupan Senin (23/2/2026) di level 8.396,082.
Sepuluh saham top losers hari ini adalah RMKO, DIVA, SOCI, DEWA, PSKT, INET, IMPC, BUMI, PADI dan VKTR.
IHSG pada Selasa (24/2/2026) ini sempat naik ke level tertinggi harian di 8.437,089 dan terendah di 8.259,477. Anjlokny IHSG hari ini dipicu oleh merosotnya harga saham 567 emiten. Sementara sebanyak 153 emiten ditutup naik dan 99 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Selasa (24/2/2026).
Harga saham unggulan (blue chip) yang ditutup turun pada Selasa ini, antara lain, BBCA merosot 1,03% jadi Rp7.225 per saham. UNVR turun 0,84% jadi Rp2.350, ASII turun 0,13% ke harga Rp6.550 per saham.
Selain itu, saham BUMI turun 7,43% jadi Rp274 per unit. BIPI turun 1,46% jadi Rp270, BBRI turun 0,77% jadi Rp3.870, PTRO turun 6,67% jadi Rp6.650, ANTM turun 0,23% jadi Rp4.380, TINS turun 0,24% jadi Rp4.150, dan DEWA turun 8,94% ke harga Rp560 per saham.
Sedangkan harga saham BMRI naik 1,90% jadi Rp5.375 per saham. TLKM naik 0,85% jadi Rp3.850, YELO naik 6,30% jadi Rp135, MDKA naik 1,34% jadi Rp3.790, MBMA naik 0,57% jadi Rp880, dan PPRE naik 24,32% ke harga Rp276 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Selasa (24/2/2026) mencapai 60,761 miliar lembar saham senilai Rp29,572 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 3.410.615 kali. Nilai transaksi Selasa (24/2/2026) ini naik dibandingkan Senin (23/2/2026) sebesar Rp24,167 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Selasa (24/2/2026) ini tercatat sebesar Rp14.925.318 triliun, turun dari Rp15.175.492 triliun, Senin (23/2/2026).
Sementara itu, indeks bursa Asia pada Selasa (24/2/2026) ditutup bervariasi. Indeks Nikkei 225 dan Shanghai ditutup naik masing-masing 0,87% dan 0,9%. Sedangkan indeks Hang Seng dan Strais Times ditutup turun masing-masing 1,82% dan 0,41%.
