back to top

IHSG Berpotensi Melemah, BNI Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ Saham – Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada perdagangan Selasa (4/3/2025).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, memperkirakan IHSG bergerak di kisaran resistance 6.575–6.630 dan support 6.350–6.450.

“IHSG hari ini berpotensi terkoreksi kembali seiring pengenaan tarif US ke China 20%,” ujar Fanny dalam riset pagi ini.

Pada perdagangan Senin (3/3/2025), IHSG ditutup di level 6.519,658, naik 249,061 poin atau 3,97% dari penutupan Jumat (28/2/2025) di 6.270,597. Investor asing mencatat pembelian bersih (net buy) Rp173 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain BBCA, ASII, BBRI, JPFA, dan TPIA.

Fanny merekomendasikan beberapa saham untuk diperdagangkan hari ini. “Trading idea hari ini TLKM, ANTM, MBMA, ESSA, PTRO, dan INCO,” tambahnya.

BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham berikut untuk dibeli:

  1. TLKM – Buy on Weakness
    • Area beli: 2.370
    • Cut loss jika turun di bawah 2.330
    • Jika bertahan di atas 2.370, potensi naik ke 2.440–2.460 dalam jangka pendek.
  2. ANTM – Spec Buy
    • Area beli: 1.580
    • Cut loss jika turun di bawah 1.570
    • Jika bertahan di atas 1.570, potensi naik ke 1.600–1.630 dalam jangka pendek.
  3. MBMA – Spec Buy
    • Area beli: 328
    • Cut loss jika turun di bawah 320
    • Jika bertahan di atas 320, potensi naik ke 334–344 dalam jangka pendek.
  4. ESSA – Spec Buy
    • Area beli: 710
    • Cut loss jika turun di bawah 700
    • Jika bertahan di atas 710, potensi naik ke 730–750 dalam jangka pendek.
  5. PTRO – Spec Buy
    • Area beli: 3.300–3.320
    • Cut loss jika turun di bawah 3.280
    • Jika bertahan di atas 3.300, potensi naik ke 3.400–3.460 dalam jangka pendek.
  6. INCO – Spec Buy
    • Area beli: 2.870
    • Cut loss jika turun di bawah 2.820
    • Jika bertahan di atas 2.870, potensi naik ke 2.940–2.960 dalam jangka pendek.
- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank BNI Siap Lunasi Pokok Surat Utang Jatuh Tempo Senilai US$500 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)...

Entitas Anak Indointernet Raih Fasilitas Kredit US$665 Juta, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Digital Gayana Ekagatra (DGE), anak perusahaan PT...

Pemegang Saham Restui PPGL Jual Seluruh Saham Armada Berjaya Trans (JAYA)

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru