STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi mencoba support level 8.200 pada perdagangan saham Jumat (27/2/2026). Demikian pandangan Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas.
“IHSG akan mencoba untuk tes support di level 8.200, jika kuat disana potensi short term teknikal rebound. Tapi jika break under 8.200, bisa koreksi hingga ke level 8.050,” tulis Fanny dalam laporan riset, Jumat (27/2/2026).
Investor perlu mencermati pergerakan IHSG hari ini setelah mengalami koreksi pada hari sebelumnya. IHSG pada Kamis (26/2/2026) ditutup turun 1.04%. Ini disertai dengan net sell asing sekitar Rp409 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing pada Kamis (26/2/2026) adalah BBCA, INKP, BBNI, ANTM dan EXCL.
Untuk perdagangan saham pada Jumat (27/2/2026) ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada kisaran 8.126-8.200. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di kisaran 8.250-8.320.
Fanny juga menyampaikan beberapa pilihan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini adalah MBMA, MDKA, BIPI, NCKL, HUMI, dan BUMI,” katanya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
- MBMA – Buy on Weakness (BOW)
Area beli: 750 –785
Cut loss: di bawah 740
Target dekat di 840 – 875
- MDKA – Buy on Weakness (BOW)
Area beli: 3.560 – 3.600
Cut loss: di bawah 3.540
Target dekat di 3.670 – 3.740
- BIPI – Buy on Weakness (BOW)
Area beli: 290 – 310
Cut loss: di bawah 284
Target dekat di 322 – 342
- NCKL – Buy on Weakness (BOW)
Area beli di 1.400 – 1.430
Cut loss: di bawah 1.390
Target dekat di 1.475 – 1.525
- HUMI – Spec Buy
Area beli di 230 – 232
Cut loss: di bawah 266
Target dekat di 242 – 250
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
