IHSG Berpotensi Naik, Yugen Sekuritas: Fokus ke Emiten Fundamental Kuat
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi naik, Kamis (21/7/2022). William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediks...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi naik, Kamis (21/7/2022). William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 6.721 - 6.956 poin.
Menurut William, pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan pola penguatan jangka panjang. Ia menyarankan para investor untuk memanfaatkan momentum koreksi harga saham guna melakukan akumulasi pembelian. Adapun target investasi yang dia sarankan adalah jangka menengah hingga jangka panjang.
William mengemukakan, tingkat suku bunga yang akan diumumkan oleh Bank Indonesia (BI) hari ini, disinyalir masih belum terdapat perubahan. Sehingga emiten berfundamental kuat masih dapat menjadi pilihan. Alasan dia, seiring kembali berputarnya roda perekonomian di sektor riil akan memberikan dampak positif terhadap kinerja emiten. Ini tentunya akan berimbas bagus kepada harga saham dan pasar modal indonesia,
“IHSG hari ini berpotensi naik,” terang dia.
Untuk perdagangan hari ini, Kamis (21/7/2022), William merekomendasikan ‘beli‛ saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Uniliver Indonesia Tbk (UNVR), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO