IHSG Berpotensi Turun, Saran BNI Sekuritas: Cermati Peluang Cuan di Saham MAPI, AKRA, hingga TINS
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Pergerakan indeks hari ini dibayangi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Pergerakan indeks hari ini dibayangi oleh aksi jual bersih investor asing yang cukup signifikan pada hari sebelumnya.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya mengenai kondisi pasar terkini. Ia memperingatkan adanya potensi penurunan indeks secara teknikal.
โIHSG berpotensi koreksi kembali hari ini,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Rabu (29/4/2026), IHSG berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,41%. Sebelumnya, pada penutupan sesi I di hari yang sama, indeks parkir di level 7.080,632 atau naik 0,12%.
Penguatan pada sesi pertama tersebut didorong oleh 362 saham yang berakhir menguat. Sementara itu, sebanyak 303 saham ditutup turun dan 147 saham tidak mengalami perubahan harga.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026