IHSG Diprediksi Melemah, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ ARCI, MDKA, MBMA, NICL dan Saham - saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih berpotensi melemah pada perdagangan Senin (8/9/2025). Analis PT Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih berpotensi melemah pada perdagangan Senin (8/9/2025). Analis PT Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu, memperkirakan IHSG akan berada di level 7.500 hingga 8.000.
“Secara teknikal IHSG Senin 8 September 2025 diperkirakan akan bergerak melemah,” ujar Dimas dalam riset yang dirilis hari ini.
Bahana Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati saham-saham potensial antara lain dari sektor DXINFRA, IDXBASIC, IDXTRANS, IDXNCYC, IDXENER, IDXTRANS, IDXHEALTH dan IDXPROP.
Pada penutupan perdagangan Kamis (4/9/2025), IHSG turun 18,515 poin atau 0,23% ke level 7.867,348 dibanding penutupan Rabu (3/9/2025) di posisi 7.885,863. Sepanjang hari, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.899,796 dan terendah di 7.855,742. Tekanan jual terjadi setelah harga saham 398 emiten melemah. Sementara itu, 260 saham berhasil naik dan 147 saham tidak bergerak.
Beberapa saham pemberat indeks di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 3,28%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,74%, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) melemah 2,26%, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) jatuh 5,00%, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 0,82%. Investor asing juga mencatatkan jual bersih atau nett sell sebesar Rp305 miliar.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...