IHSG Diprediksi Naik, Indo Premier Sekuritas Sarankan ‘Beli’ ASII dan Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi naik menuju level 8.168 pada pekan ini. Prospek penguatan indeks didorong o...

IHSG Diprediksi Naik, Indo Premier Sekuritas Sarankan ‘Beli’ ASII dan Saham-saham Ini
Bacakan Artikel

“Di sisi fiskal, pemerintah juga menyiapkan tambahan stimulus pada Kuartal IV 2025 untuk mendongkrak daya beli masyarakat, ditambah stimulus khusus untuk Natal dan Tahun Baru senilai hampir $2 miliar, melengkapi total $4,5 miliar stimulus yang telah digelontorkan,” katanya.

Selain itu, surplus neraca perdagangan Indonesia naik signifikan menjadi $5,49 miliar pada Agustus 2025, memperkuat sentimen positif di pasar saham.

Dari sisi global, investor masih menunggu perkembangan isu government shutdown di Amerika Serikat yang bisa mengganggu perekonomian negara tersebut. Meski begitu, data pasar tenaga kerja (JOLTs) masih menunjukkan kondisi lapangan kerja yang ketat.

Pasar memperkirakan peluang 96,2% The Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Sementara itu, ekonomi Tiongkok masih menghadapi tekanan dengan PMI manufaktur yang berada di zona kontraksi. Sebagai respons, pemerintah Tiongkok menyiapkan paket stimulus besar senilai ¥500 miliar untuk sektor infrastruktur dan industri, di luar subsidi konsumsi yang sudah berjalan.

Imam menilai pekan ini, 6–10 Oktober 2025, pasar keuangan global masih dibayangi ketidakpastian fiskal di Amerika Serikat. “Di tengah situasi tersebut, pelaku pasar akan menyoroti beberapa agenda penting dari The Federal Reserve, termasuk pidato dari dua pejabatnya, Raphael Bostic dan Michelle Bowman, serta rilis FOMC Minutes pada 8 Oktober,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: