IHSG Diprediksi Rebound, BNI Sekuritas Rekomendasikan Saham BBRI, ADRO, BRPT, JSMR, KLBF, dan TBIG!
STOCKWATCH (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang mengalami rebound pada perdagangan Rabu (4/1/2022). Peluang rebound ini berdasarkan penutupan IHSG yang...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang mengalami rebound pada perdagangan Rabu (4/1/2022). Peluang rebound ini berdasarkan penutupan IHSG yang berada di atas 5 Day MA & candle higher high.
IHSG masih berada dalam trend bearish, selama di atas 6.885. Secara teknikal, indikator MACD bearish, stochastic bullish, candle higher high. Jika bisa ditutup harian di bawah 6.850, IHSG masih berpeluang terkoreksi dengan target 6.784, 6.715. Namun jika rebound, IHSG berpeluang menuju 6.953, 7.007.
โLevel resistance pada perdagangan Rabu (4/1) berada di 6.908, 6.934, 6.982, 7.007 dengan support 6.860, 6.823, 6.786, 6.745. Perkiraan range pada hari ini di rentang 6.840 - 6.940,โ terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.
Selasa (3/1), bursa regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam. Hang Seng mencatat kenaikan yang signifikan, diikuti oleh beberapa bursa China seperti SSE Composite Index dan Shenzhen Index. Caixin Manufacturing PMI China untuk Desember 2022 di atas ekspektasi. Namun di sisi lain S&P/ASX 200 dan All Ordinaries mengalami koreksi yang cukup signifikan.
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,03%, begitu juga dengan S&P 500 yang melemah 0,40%. Sementara indeks Nasdaq turun lebih dalam sebesar 0,76%. Kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga dan inflasi tinggi yang menekan indeks tahun lalu masih menjadi perhatian investor. Bursa Eropa mengalami kenaikan dengan Jerman melaporkan inflasi sebesar 8,6% year-on-year (YoY) untuk Desember 2022, di bawah perkiraan.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%