back to top

IHSG Kembali Turun 0,70% ke 7.107,875

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 49,856 poin atau turun 0,70% menjadi 7.107,875 pada Rabu (18/12/2024) dari penutupan Selasa (17/12/2024) di 7.157,732.

Menurut data RTI Business, penurunan IHSG ini dipicu oleh anjloknya harga sejumlah saham. Hari ini harga saham 381 emiten ditutup turun dari 791 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Rabu (18/12/2024). IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi di 7.216,883 dan terendah di 7.105,068.

Terpantau saham BBCA ditutup turun 1,01% jadi Rp9.800 per unit. BMRI turun 2,10% jadi Rp5.825, BBNI turun 0,89% jadi Rp4.430, TLKM turun 1,91% jadi Rp2.570, GGRM turun 0,39% jadi Rp12.800, dan HMSP turun 1,65% ke haga Rp635 per unit.

Sedangkan saham ASII ditutup naik 0,40% jadi Rp5.000 per saham. SMGR naik 2,74% jadi Rp3.380, UNVR naik 2,56% jadi Rp1.805, UNTR naik 0,10% jadi Rp26.275, BREN naik 1,99% jadi Rp8.975, dan ADRO naik 3,19% ke harga Rp2.590 per saham.

Total volume saham yang berpindahtangan pada Rabu (18/12/2024) ini mencapai 16,888 miliar saham senilai Rp11,053 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 995.934 kali. Nilai transaksi hari ini turun dibandingkan Selasa (17/12/2024) sebesar Rp11,807 triliun.

Adapun total kapitalisasi pasar pada Rabu (18/11/2024) ini tercatat Rp12,332 triliun, turun dari Rp12,405 triliun, Selasa (17/12/2024).

Sementara itu, indeks bursa Asia pada Rabu (18/12/2024) ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei 225 dan indeks Straits Times turun masing-masing 0,72% dan 0,53%. Sedangkan indeks Hang Seng dan indeks Shanghai ditutup naik masing-masing 0,83% dan 0,62%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buat Modal Kerja, Dua Anak Usaha GEMS Kantongi Kredit Rp4 Triliun dari BRI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Direksi PT Borneo Indobara (BIB), dan Direksi...

Awal Pekan, IHSG Turun Lagi 1,61% ke 7.022,288 Dipicu Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sebagian besar saham kembali ditutup...

Bank BNI Siap Lunasi Pokok Surat Utang Jatuh Tempo Senilai US$500 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru