STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di level 9.072,296, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Kamis (15/1/2026) kembali mengukir rekor tertinggi baru dalam sejarah pasar modal atau all time hight (ATH), ditutup menguat 42,822 poin atau naik 0,47% ke 9.075,406 dari penutupan Rabu (14/1/2026) di 9.032,584.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi baru harian di 9.100, tepatnya di posisi 9.100,825. Naiknya IHSG hari ini berkat harga saham 339 emiten yang berakhir menguat. Sementara harga saham 331 emiten ditutup turun dan 133 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Kamis (15/1/2026).
Emiten yang harga sahamnya ditutup naik pada Kamis ini, antara lain, TLKM naik 0,27% jadi Rp3.660 per saham. BBCA terangkat 0,94% jadi Rp8.075, BBRI naik 2,69% jadi Rp3.820, BMRI terangkat 3,10% jadi Rp4.990, BBNI naik 4,13% jadi Rp4.540, DEWA naik 2% jadi Rp765, PTRO naik 4,03% jadi Rp12.900, dan MBMA naik 2,60% ke harga Rp790 per saham.
Sedangkan harga saham INCO turun 0,78% jadi Rp6.350 per saham. ANTM turun 0,98% jadi Rp4.050, BUMI turun 2,84% jadi Rp410, ASII turun 1,05% jadi Rp7.050, UNVR turun 5,04% jadi Rp2.450, UNTR turun 1,43% jadi Rp31.050, dan KLBF turun 2,03% ke harga Rp1.205 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Kamis (15/1/2026) mencapai 50,630 miliar lembar saham senilai Rp28,254 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 3.373.657 kali. Nilai transaksi Kamis (15/1/2026) ini turun dibandingkan Rabu (14/1/2026) sebesar Rp29,301 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Kamis (15/1/2026) ini tercatat sebesar Rp16.542.109 triliun, naik dari Rp16.459.314 triliun, Rabu (14/1/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Kamis (15/1/2026) ini ditutup melemah, kecuali indeks Straits Times ditutup menguat 0,43%. Sedangkan indeks Shanghai, Nikkei 225 dan Hang Seng ditutup turun masing-masing 0,33%, 0,37% dan 0,28%.
