IHSG Rawan Terkoreksi, Catat Daftar Saham Pilihan MNC Sekuritas!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diramal rawan terkoreksi pada perdagangan Senin (18/9/2023). Hari ini, IHSG diprediksi akan bergerak pada level...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diramal rawan terkoreksi pada perdagangan Senin (18/9/2023). Hari ini, IHSG diprediksi akan bergerak pada level 6.935 sebagai area support dan resistance 7.020. Demikian hasil analisa T. Herditya Wicaksana, analis teknikal MNC Sekuritas (MNCS), dalam risetnya di Jakarta, hari ini.
“Kami perkirakan IHSG akan dipengaruhi profit taking, kemudian dipengaruhi oleh harga komoditas dunia dan bursa global. Dimana penutupan akhir pekan kemarin AS ditutup melemah setelah emiten-emiten tekno mengalami koreksi cukup dalam akibat adanya kenaikan UST note. Ditambah pada pekan ini investor akan cenderung wait and see akan FOMC Meeting,” ujar pria yang akrab disapa Didit itu, menjawab Stockwatch, di Jakarta, Senin (18/9/2023).
Pada penutupan perdagangan Jumat (15/9), IHSG naik 23,458 poin atau menguat 0,34% menjadi 6.982,79, dari penutupan Kamis (14/9) di posisi 6.959,33. Ini disertai dengan peningkatan volume pembelian
“Apabila IHSG belum mampu break 7.020, maka posisi IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave b dari wave (ii), sehingga pergerakan IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk awalan wave c dari wave (ii) ke rentang 6.737-6.846. Pada skenario terbaiknya, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji kembali 7.072, dimana IHSG akan mengalami ekstensi ke rentang area 7.025-7.037. Support: 6.869, 6.823. Resistance: 7.020, 7.053,” terang Didit.
Untuk perdagangan hari ini, Didit merekomendasikan empat saham. Berikut ulasan lengkapnya:
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun