IHSG Turun di Bawah Level 7.100
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup turun 13,459 poin atau melemah 0,19% ke level 7.087,395, dari penutupan Selasa (5/12) di posisi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup turun 13,459 poin atau melemah 0,19% ke level 7.087,395, dari penutupan Selasa (5/12) di posisi 7.100,855. IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 7.140,157 dan terendah di level 7.085,812. Hingga penutupan bursa, terdapat 355 saham melemah, 221 saham menguat dan 191 saham lainnya ditutup stagnan.
Mengutip data RTI, total volume transaksi saham sebanyak 44,214 miliar saham senilai Rp16,498 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.435.563 kali.
Emiten yang harga sahamnya ditutup turun, antara lain, BBCA tertekan 1,12% jadi Rp8.800 per unit. UNTR turun 1,93% ke Rp21.625, HMSP turun 2,15% jadi Rp910, dan UNVR melemah 3,04% ke harga Rp3.510 per saham.
Sedangkan sejumlah saham yang mengalami kenaikan harga adalah KLBF menguat 2,41% jadi Rp1.700 per unit. TLKM naik 1,82% ke Rp3.920, GGRM naik 0,96% jadi Rp21.050, dan SMGR naik 0,78% jadi Rp6.425 per unit.
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...