IHSG Zona Hijau, BNI Sekuritas: Pantau BBRI, GOTO, ADRO dan TBIG
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Investor dapat mencermati saham BBRI, GOTO, ADRO dan TBIG. Head of Technical A...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Investor dapat mencermati saham BBRI, GOTO, ADRO dan TBIG.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang menguat terbatas di tengah kondisi overbought, dari pola candle hanging man dan closing di bawah 7.032.
“Trend Bullish, selama di atas 6.910. IHSG closing diatas 5 day MA (6.952). Indikator MACD bullish, stochastic overbought, dalam pola bullish channel, candle hanging man. Selama di atas support 6.802, IHSG masih berpeluang bullish. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.807) untuk hari ke 10. Dominan power buy. Range breakout berada di 6.778 - 7.070,” ujar Andri dalam riset nya, Rabu (3/8).
Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.032/7.070/7.113/7.154, sementara level support berada di 6.952/6.929/6.901/6.862, dengan perkiraan range 6.930 - 7.040.
Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah signifikan 1,23%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,67%, sementara indeks Nasdaq turut terkoreksi sebesar 0,16%. Bursa Eropa juga mencatat pelemahan. Salah satu sektor yang mencatat penurunan adalah sektor keuangan.
Sementara itu, bursa regional Asia pada perdagangan kemarin mencatatkan pergerakan yang beragam, dengan sebagian besar melemah. Hang Seng dan Shenzen di antara bursa yang mencatat penurunan signifikan.
Investor dapat mencermati saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan rekomendasi buy 4.300 - 4.340 target 4.400/4.480 stop loss di bawah 4.200. Kemudian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) direkomendasikan akumulasi buy pada target 300/320 stop loss di bawah 270.
Investor juga dapat mencermati saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan strategi investasi buy on weakness dengan target 3.260/3.360 stop loss di bawah 2.970. Sementara saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) direkomendasikan buy di atas 3.100 target 3.150/3.170 stop loss di bawah 3.020.
Dikirim dari iPhone saya
Baca Juga
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin