Imbal Hasil Obligasi 2026 Diprediksi Tak Segurih Tahun Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Mandiri Sekuritas merilis pandangan terbaru terkait pasar obligasi Indonesia. Meski prospek tahun 2025 dinilai masih cerah, investor diminta bersikap lebih hati-hati di ta...
Selain itu, risiko pasokan obligasi yang lebih tinggi juga membayangi pasar. Peningkatan suplai surat utang dapat menekan harga dan mempengaruhi yield.
Investor obligasi di tahun 2026 kemungkinan besar akan lebih mengandalkan pendapatan dari bunga kupon atau carry. Potensi keuntungan dari kenaikan harga atau capital gain diprediksi tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
โImbal hasil obligasi tahun depan (2026) kemungkinan akan lebih didorong oleh carry daripada capital gain โ tetapi masih jauh lebih tinggi daripada inflasi,โ imbuh Handy.
Meski demikian, investasi di obligasi dinilai masih memberikan imbal hasil riil yang positif. Tingkat pengembaliannya diproyeksikan tetap berada di atas laju inflasi, sehingga daya beli investor tetap terjaga.
- 1
- 2
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- SIMP Kantongi Laba Rp874 Miliar di Semester I 2026, Penjualan CPO Melonjak 15%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- IHSG Ditutup Naik 49,762 Poin ke 6.236,126, Mayoritas Saham dan Bursa Asia Mengh...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan