Incar Potensi Pasar 89%, SIG Perluas Kolaborasi Global di INTERCEM Asia 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperluas kolaborasi global dalam ajang INTERCEM Asia 2026 di Jakarta. Perusahaan berkode saham SMGR ini membidik inovasi bahan bangun...
SIG juga meletakkan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi operasional. Perusahaan meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari biomassa, refuse-derived fuel (RDF), hingga limbah industri.
Hingga 2025, SIG berhasil meningkatkan substitusi energi panas (thermal substitution rate) menjadi 9,77%. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar 7,56%.
Sisi lingkungan juga menunjukkan progres positif. Intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1 turun 21% menjadi 561 kg CO2/ton semen dibandingkan baseline 2010. Emisi cakupan 2 juga turun 15% menjadi 57 kg CO2/ton semen.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari menyebut industri semen dan mineral nonlogam tumbuh 6,16% pada 2025. Sektor ini mencatatkan nilai investasi mencapai Rp25 triliun.
Selain itu, nilai ekspor sektor tersebut menembus USD1,79 miliar. Industri ini tercatat mampu menyerap lebih dari 900 ribu tenaga kerja di Indonesia.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026