STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi menambah jumlah saham beredar di pasar modal. Penambahan ini berasal dari pelaksanaan konversi waran seri I menjadi saham. Langkah korporasi ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (5/1/2026).
Jumlah saham hasil konversi tercatat sebanyak 1.848.167 lembar. Emiten penyedia infrastruktur konektivitas ini berada pada Papan Pencatatan Pengembangan.
Pelaksanaan konversi ini mengubah total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Total saham INET setelah konversi kini mencapai 9.581.075.296 lembar. Sebelumnya, saldo saham INET yang tercatat di bursa berjumlah 9.579.227.129 lembar.
Pemegang waran dengan kode INET-W melakukan konversi sebanyak 1.848.167 unit. Sisa waran seri I yang masih beredar dan belum dikonversi saat ini berjumlah 18.924.704 unit. Tanggal pencatatan sekaligus perdagangan saham baru ini jatuh pada 5 Januari 2026.
PT Ficomindo Buana Registrar selaku biro administrasi efek telah melaporkan rincian pelaksanaan ini. Direktur PT Ficomindo Buana Registrar Jimmi Maulana Sidik menyampaikan laporan tersebut dalam surat resmi kepada otoritas bursa. Laporan ini merupakan tindak lanjut dari periode pelaksanaan waran seri I menjadi saham.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A memberikan keterangannya melalui dokumen keterbukaan informasi. Ia menandatangani pengumuman ini bersama PH Kepala Divisi PP2 BEI Bima Ruditya Surya. Dokumen resmi ini diterbitkan secara elektronik oleh sistem pelaporan bursa.
“Dengan perincian tersebut di atas maka jumlah saham INET yang dicatatkan di Bursa pada tanggal 30 Desember 2025 adalah sejumlah 9,581,075,296 lembar saham & 18,924,704 waran seri I” tulis Jimmi Maulana Sidik dalam laporan tertulisnya.
Penambahan saham ini memberikan likuiditas baru bagi perdagangan saham INET di bursa. Para investor kini dapat memperdagangkan saham hasil konversi tersebut mulai sesi pertama perdagangan hari ini. Otoritas bursa memastikan seluruh proses pencatatan telah memenuhi prosedur yang berlaku.
