STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan ini (02-06 Maret 2026) mengalami penurunan, dari 8.016,833 ke level 7.585,687. Sementara kapitalisasi pasar bursa pada Jumat (06/3/2026) tercatat sebesar Rp13.654.384 triliun, turun dari Rp14.370.714 triliun.
Di tengah penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penurunan harga terbesar atau top losers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten terbesar di Top Losers pekan ini (02-06 Maret 2026) adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA), PT Indospring Tbk (INDS), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).
Menurut data RTI Business, dalam sepekan harga saham JAYA turun Rp85 atau melemah 38,99% menjadi Rp133 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 1,1 miliar unit senilai Rp208,7 miliar. Frekuensi transaksi saham JAYA sebanyak 87.242 kali. Net foreign buy (NFB) di saham JAYA tercatat Rp97,5 juta.
Posisi kedua, ditempati oleh saham INDS yang melemah Rp485 atau turun 37,89% menjadi Rp795 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 356,7 juta unit senilai Rp420,2 miliar. Frekuensi transaksi saham INDS sebanyak 89.395 kali. Net foreign sell (NFS) di saham INDS tercatat Rp820,8 juta.
Berikut, saham MDIA turun Rp22 atau tergerus 25% menjadi Rp66 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 2 miliar unit senilai Rp147 miliar dengan frekuensi sebanyak 65.626 kali. Net foreign sell (NFS) di saham MDIA tercatat sebesar Rp1,4 miliar.
Keempat diduduki saham YELO yang melemah Rp28 atau turun 22,05% menjadi Rp99 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 1,1 miliar unit senilai Rp125,1miliar. Frekuensi transaksi saham YELO sebanyak 63.642 kali. Net foreign buy (NFB) di saham YELO tercatat sebesar Rp1,6 miliar.
Terakhir (kelima), saham BELL melorot Rp47 atau turun 21,76% menjadi Rp169 per saham. Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 1,2 miliar unit senilai Rp222,5 miliar dengan frekuensi sebanyak 112.573 kali transaksi. Net foreign sell (NFS) di saham BELL senilai Rp970,3 juta.
