STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astrindo Nusantara infrastruktur Tbk (BIPI), telah menandatangani perjanjian dengan PT Maharaksa Kapital Indonesia (MKI), kelompok usaha PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) untuk membeli 1.000 lembar atau 20% saham PT Maharaksa Energi Hijau (MEH) senilai Rp500 juta.
Penandatanganan akta jual beli yang dilakukan pada 6 April 2026 itu adalah bagian dari strategi Perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor energi hijau. “Ini dilakukan guna mendukung bisnis energi berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan nilai jangka panjang bagi Perseroan,” kata Kurniawati Budiman, Corporate Secretary BIPI dalam keterangan, Rabu 8 April 2026.
Kurniawati yakni bahwa transaksi tersebut akan memberikan nilai strategis serta sejalan dengan arah pengembangan usaha Perseroan ke depan.
Pada saat yang sama, jelas Kurniawati, BIPI juga melakukan penandatanganan perjanjian dengan PT Indoplas Makmur Lestari (IML) dalam rangka pembelian terhadap 20 lembar saham PT Indoplas Energi Hijau (IEH) senilai Rp20 juta.
Kurniawati menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi karena baik MKE maupun MEH tidak memiliki hubungan afiliasi. Transaksi ini juga bukanlah transaksi material karena nilainya 20% dibawah ekuitas Perseroan.
Seperti diketahui, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) bergerak dalam industri energi, khususnya energi terbarukan. Melalui anak usahanya, perusahaan tersebut mengubah sampah menjadi energi dengan mengembangkan pembangkit listrik sampah menjadi energi di beberapa kota di Pulau Jawa, serta menyediakan energi biomassa dan jasa kontraktor ramah lingkungan.
Sedangkan Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) adalah perusahaan infrastruktur energi terintegrasi di Indonesia yang didirikan tahun 2007. Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan nama dan menjadi Astrindo Nusantara Infrastruktur pada tahun 2018. BIPI mengalihkan fokus dari eksploitasi sumber daya alam ke pembangunan infrastruktur, melalui entitas anak. (konrad)
