Investor Perlu Tahu! Saham MMIX Kembali Disuspensi BEI Mulai Sesi I Hari Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). Langkah ini diambil mulai sesi I perdagang...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). Langkah ini diambil mulai sesi I perdagangan tanggal 8 Juni 2026.
Keputusan bursa ini dipicu oleh peningkatan harga kumulatif saham MMIX yang sangat signifikan. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Rendy Ridwansyah menjelaskan langkah tersebut bertujuan melindungi investor. Bursa ingin memastikan perdagangan berjalan dengan wajar.
"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 8 Juni 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," ujar Rendy dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, saham MMIX sudah sempat disuspensi oleh bursa pada 4 Juni 2026. Saat itu, penghentian dilakukan dalam rangka cooling down.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026