Investor Wajib Waspada! Saham BWPT dan TEBE Masuk UMA BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan peringatan atas dua saham yang mengalami lonjakan harga tak wajar. Saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) dan PT Dana Bra...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan peringatan atas dua saham yang mengalami lonjakan harga tak wajar. Saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) masuk dalam kategori Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan bahwa peningkatan harga saham BWPT dan TEBE belakangan ini tidak sesuai dengan pola transaksi normal di pasar.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan di pasar modal," ujar Pande Made, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (31/7/2025).
BEI mencatat, saham BWPT mengalami pergerakan harga yang tidak biasa usai perusahaan menyampaikan laporan keuangan pada 30 Juli 2025. Sementara saham TEBE menunjukkan lonjakan harga setelah perusahaan mempublikasikan informasi pemanggilan RUPS Tahunan pada 22 Juli 2025.
Meskipun belum ada indikasi pelanggaran, BEI tengah memantau ketat pola transaksi kedua saham tersebut.
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...