Jasnita Telekomindo Bidik Pendapatan Rp161 Miliar pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pendapatan konsolidasi PT Jasnita Telekomindio Tbk (JAST) ditargetkan sebesar Rp161 miliar pada 2024. Target tersebut, 15% lebih tinggi dari proyeksi pendapatan JAST tahun 2...
Strategi lainnya yang dilakukan Perseroan adalah pengembangan dan pemasaran AI & Smart City. Langkah yang ditempuh yakni menyelesaikan pengembangan teknologi AI dan solusi Smart City serta pemasaran akan produk ini dengan nilai proyek Rp50 Milliar. Perseroan akan fokus ekspansi pasar di Asia Tenggara serta bekerja sama dengan axxonsoft dan Dell. Target ekspansi ke pasar Asia Tenggara juga dilakukan melalui kolaborasi dengan CCX Pte Ltd di Malaysia dan Singapura.
Perseroan juga akan melakukan pengembangan dan pemasaran CCTV Surveilance as a Service & Video Management Service. Ini dllakukan dengan menggandeng PT Jast Indonesia Aman, entitas anak, yang bergerak di bidang keamanan yang telah mempunyai izin Aktivitas Keamanan. Dalam layanan ini, suatu perusahaan tidak perlu lagi melakukan investasi CCTV karena telah disediakan oleh Perseroan.
Bahkan, menurut Direksi, Perseroan juga akan terus aktif berpartisipasi dalam roadshow IOT Bizlator yang diselenggarakan oleh Kominfo RI, untuk menciptakan kolaborasi dengan Pemerintah dalam solusi IOT.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Pendapatan dan Laba BHIT Kompak Turun di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...