Jasnita Telekomindo Bidik Pendapatan Rp161 Miliar pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pendapatan konsolidasi PT Jasnita Telekomindio Tbk (JAST) ditargetkan sebesar Rp161 miliar pada 2024. Target tersebut, 15% lebih tinggi dari proyeksi pendapatan JAST tahun 2...
Tahun ini, papar Direksi, pendapatan JAST diproyeksikan naik 10% menjadi Rp140 miliar dibanding 2022. Target ini didukung pendapatan dari sektor pengadaan tender mencapai Rp46,6 milliar, naik 100% dibanding tahun 2022 sebesar Rp21,8 Milliar. Adapun beberapa tender yang didapat Perseroan, seperti Layanan Contact Center 165 BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, DJKI, Ombusdman RI, Badan Pusat Statistik, Grab, Mitra Transaksi Indonesia, KCIC, United Tractors, Bank Mandiri Card dan layanan Call Center Dewan Kehormatan Pelaksanaan Pemilu.
Selain itu, dari sisi layanan 112, sebagai penyedia layanan 112 terbanyak di Indonesia sampai dengan Desember 2023, Perseroan sudah menyediakan layanan mencapai 84 Kabupaten/Kota di Indonesia. Pendapatan dari penyediaan layanan 112 menyumbang 15% dari total seluruh pendapatan Jasnita.
Perseroan, papar Direksi, membantu peran Pemerintah dalam hal ini Kominfo RI, mempercepat penanggulangan keadaan darurat, sehingga setiap Kabupaten/Kota wajib memiliki Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 seperti yang termaktub dalam Permen Kominfo RI Nomor 10 tahun 2016.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Pendapatan dan Laba BHIT Kompak Turun di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...