JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
Menurut hasil penelusuran awal BEI, kejadian tersebut berkaitan dengan indikasi ketidaksesuaian penyampaian pesanan jual oleh Anggota Bursa (AB). Kondisi itu memunculkan penawaran jual dalam jumlah yang jauh melebihi jumlah saham perseroan yang tercatat di BEI.
Saat ini, indikasi permasalahan pada Anggota Bursa terkait masih dalam proses penelaahan oleh pihak bursa.ย
Niramas Utama menegaskan tetap berkomitmen menjalankan keterbukaan informasi, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta menjaga komunikasi yang transparan dengan investor, regulator, dan pemangku kepentingan.
Perseroan juga memastikan kejadian tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha maupun kondisi keuangan perusahaan.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%