Selasa, Januari 20, 2026
27.1 C
Jakarta

Kantongi Rp 207 Miliar, Indokripto (COIN) Belum Belanjakan Dana Hasil IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) membagikan kabar terbaru soal uang hasil penawaran umum perdana saham (IPO) alias Initial Public Offering (IPO). Hingga akhir tahun 2025, perusahaan ternyata belum memakai uang tersebut untuk kebutuhan modal kerja.

Direktur Indokripto Koin Semesta, Abraham Ardian Nawawi menyampaikan laporan ini melalui keterbukaan informasi pada Rabu (14/1/2026). Catatan tersebut merinci penggunaan dana perusahaan selama periode hingga 31 Desember 2025.

Awalnya, COIN meraup total dana sebesar Rp 220,588 miliar dari proses IPO. Jumlah itu dikurangi biaya pelaksanaan sebesar Rp 13,532 miliar. Alhasil, perusahaan mengantongi uang bersih sebanyak Rp 207,055 miliar.

Manajemen sebenarnya sudah memiliki rencana matang untuk uang tersebut. Sekitar 85% atau Rp 175,997 miliar disiapkan untuk modal kerja anak usaha mereka, CFX. Sisanya sebesar 15% atau Rp 31,058 miliar diperuntukkan bagi modal kerja anak usaha lainnya, yaitu ICC.

Namun, laporan terbaru menunjukkan pemakaian dana untuk kedua rencana itu masih nol rupiah. Sisa dana hasil IPO saat ini pun masih utuh sebesar Rp 207,055 miliar.

Manajemen COIN memilih untuk menyimpan uang tersebut di bank pihak ketiga. Dana sebesar Rp 30 miliar ditaruh di deposito bertenor 3 bulan dengan tingkat bunga 5%. Sementara itu, uang sebanyak Rp 177,055 miliar disimpan dalam rekening giro dengan tingkat bunga 6%.

Dalam laporan tersebut, Abraham juga merinci komponen biaya IPO yang telah dikeluarkan. Biaya jasa penjamin emisi efek tercatat sebesar Rp 2 miliar. Biaya profesi penunjang pasar modal memakan porsi terbesar yakni Rp 8,856 miliar. Sedangkan biaya lain-lain mencapai Rp 2,675 miliar.

Abraham memberikan catatan khusus mengenai biaya-biaya tersebut. Menurutnya, angka yang tercantum belum mencakup keseluruhan biaya final.

“Nilai realisasi Biaya Penawaran Umum merupakan nilai yang telah di bayar Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 dan belum termasuk seluruh biaya. Nilai realisasi definitif akan dilaporan pada periode pelaporan selanjutnya,” tulis Abraham dalam laporannya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Eksekusi MESOP, Dua Komisaris Sarana Menara (TOWR) Serok Jutaan Saham di Harga Rp444

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dua petinggi PT Sarana Menara Nusantara...

BNBR Siap Rights Issue 90 Miliar Saham, Dana Buat Bayar Utang dan Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)...

Perusahaan Singapura Saiko Consultancy Bakal Akuisisi 27,83% Saham SPRE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru