Kejar Target 100 GW, Presiden Prabowo Patok 17 GW PLTS Terbangun Tahun Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Presiden Prabowo Subianto memacu percepatan realisasi program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) nasional. Kepala Negara menargetkan pembangunan 17 gigawatt (GW) PLTS ram...
Pemerintah optimistis menambah 17 GW energi terbarukan melalui instalasi PLTS skala nasional tahun ini. Skema target tersebut mencakup dua poin utama. Pertama, pengurangan kapasitas pembangkit diesel. Kedua, penambahan kapasitas daya baru dari tenaga surya.
Brian merinci pembagian target tersebut. Sebanyak 10 GW dialokasikan untuk memangkas penggunaan diesel. Sementara itu, 7 GW sisanya merupakan penambahan kapasitas baru.
"Ditargetkan tahun ini 10 gigawatt yang diesel itu bisa dikurangi, kemudian yang lainnya juga akan ditambah kira-kira sampai 7 gigawatt," tuturnya.
Penetapan angka 17 GW ini bukan tanpa perhitungan matang. Hasil tersebut didapat dari kalkulasi bersama sejumlah instansi. Pihak yang terlibat antara lain Kementerian ESDM, PLN, Danantara, serta pakar dari perguruan tinggi.
Terkait eksekusi di lapangan, PT PLN (Persero) akan memegang kendali penuh. Perusahaan setrum milik negara ini bertindak sebagai implementator utama program. PLN juga memiliki wewenang penuh dalam penentuan lokasi pembangunan infrastruktur PLTS tersebut.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026