Kejutan Awal Tahun 2026, ANJT Hentikan Operasional 3 Anak Usaha, Ada Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mengumumkan, Perseroan resmi menghentikan kegiatan operasional 3 anak usahanya per 31 Desember 2025. Ketiga entitas anak tersebut adalah PT Austindo Nusantara Jaya Boga, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh.

Hilman Lukito, Direktur dan Sekretaris Perusahaan ANJT dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Jumat 2 Januari 2026 mengatakan, keputusan penghentian operasional ketiga anak usaha ini dilakukan Perseroan dengan mempertimbangkan evaluasi kinerja operasional dan keuangan.

“Direksi menilai bahwa kegiatan operasional entitas-entitas anak tersebut tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah dan jangka panjang Perseroan,” tulis Hilman dalam laporan tertulisnya.

Namun, lanjut Hilman, penghentian kegiatan operasional tersebut tidak mempengaruhi keberadaan hukum entitas-entitas anak yang bersangkutan. Ketiga entitas anak ini tetap menjalankan kewajiban administratifnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hilman pun menegaskan bahwa penghentian kegiatan operasional terhadap ketiga anak usaha Perseroan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan secara keseluruhan.

ANJT memiliki kinerja solid pada sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025. Emiten kelapa sawit ini mencatat laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$24,28 juta pada kuartal III 2025, meroket 1.520,39% YoY dari US$1,49 juta. Pendapatan ANJT mencapai US$187,78 juta di kuartal III 2025, naik 11,5% dari US$168,41 juta pada kuartal III 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia  Tbk (YULE) akan...

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru