Kemenperin Dukung Penguatan Baja Nasional, Perusahaan Ini Bangun Pabrik Baru Senilai Rp1,5 Triliun di Purwakarta
STOCKWATCH.ID (PURWAKARTA) โ Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri logam nasional. Langkah ini bertujuan menopang pertumbuhan ekonomi dan mendukung industrialisasi...
Direktur Industri Logam Kemenperin Dodiet Prasetyo hadir mewakili Direktur Jenderal ILMATE Setia Diarta. Dodiet berharap fasilitas ini dapat beroperasi optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi. Pembangunan CGL 2 ini diproyeksi memperkuat ekosistem hulu sampai hilir.
โKami berharap fasilitas ini dapat beroperasi optimal, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan penguatan industri dalam negeri,โ kata Dodiet Prasetyo pada acara Ground Breaking di Purwakarta.
VP of Operations PT Tata Metal Lestari Stephanus Koeswandi menjelaskan pembangunan CGL 2 merupakan komitmen perusahaan memperkuat industri antara (midstream). Industri antara menjadi penghubung krusial antara sektor hulu dan hilir. Tanpa sektor antara yang kuat, rantai pasok akan rapuh dan ketergantungan impor tetap tinggi.
โIndustri antara memiliki peran krusial sebagai penghubung antara industri hulu dan hilir. Tanpa sektor ini yang kuat, rantai pasok akan rapuh dan ketergantungan impor terus tinggi,โ ungkap Stephanus Koeswandi.
PT Tata Metal Lestari telah mengekspor produk baja lapis ke 25 negara. Pasar ekspor perusahaan mencakup Amerika Serikat (USD) hingga Eropa. Fasilitas baru ini akan memproduksi 250 ribu ton baja lapis per tahun.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem