Kena Suspensi BEI Gegara Harga Saham Terbang Tinggi, Bos HBAT Buka Suara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) jadi perhatian setelah melonjak tajam pada perdagangan pekan lalu hingga terkena suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten prop...

Kena Suspensi BEI Gegara Harga Saham Terbang Tinggi, Bos HBAT Buka Suara
Bacakan Artikel

Hingga semester I-2025, penjualan HBAT tercatat Rp12,32 miliar atau turun 30,86% dari Rp17,82 miliar pada periode sama 2024. Namun, rugi komprehensif tahun berjalan berhasil ditekan 50,23% menjadi Rp2,11 miliar dibanding Rp4,24 miliar pada semester I-2024.

โ€œDari sisi neraca, aset HBAT sedikit terkoreksi 0,25% menjadi Rp81,87 miliar dibandingkan akhir Desember 2024 sebesar Rp82,08 miliar. Sementara ekuitas HBAT naik 2,69% menjadi Rp80,41 miliar dari Rp78,3 miliar. Beban hutang HBAT turun 61,37% menjadi Rp1,46 miliar dari akhir Desember 2024 sebesar Rp3,78 miliar,โ€ ujar Andrie Rianto, Direktur HBAT.

โ€œDi tengah tekanan sektor perhotelan dan properti, kami tetap berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan efisiensi dan pengelolaan aset yang sehat,โ€ jelas Andrie Rianto menambahkan.

Meski menghadapi tantangan, manajemen optimistis HBAT bisa mencatat kinerja positif ke depan. Investor kini menunggu langkah baru perusahaan untuk mengembalikan tren pertumbuhan jangka panjang di tengah ketatnya persaingan industri properti.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2