Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester I 2026
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas perseroan meningkat signifikan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,68 triliun dengan margin laba bersih naik menjadi 76% dari 43% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan menilai pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan mencerminkan optimalisasi monetisasi kawasan CBD PIK2. Kontribusi penjualan kaveling tanah komersial dengan margin tinggi menjadi salah satu pendorong utama peningkatan profit tersebut. Dari sisi fundamental, CBDK memiliki total aset Rp22,2 triliun hingga 30 Juni 2026.
Perseroan juga terus memperkuat portofolio aset melalui pengembangan properti investasi, termasuk proyek Nusantara International Convention & Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025.
NICE memiliki luas sekitar 123.000 meter persegi dengan kapasitas menampung sekitar 104.000 pengunjung. Fasilitas ini menjadi salah satu pusat kegiatan MICE terbesar yang mendukung aktivitas bisnis dan penyelenggaraan berbagai acara berskala besar di kawasan PIK2. Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025, NICE telah berhasil mendatangkan sebanyak 55 event.
Selain itu, nilai aset tetap CBDK meningkat Rp126 miliar atau sekitar 28%. Peningkatan tersebut terutama berasal dari pembangunan Hotel Hilton PIK2 yang masih berjalan sesuai rencana dan ditargetkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun depan.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten