Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) berencana untuk mengalihkan kembali sebagian saham hasil pembelian kembali (buyback) melalui mekanisme penjualan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan kepada BEI, Senin 3 Agustus 2026, SRTG akan mulai menjual saham treasuri tersebut pada tanggal 18 Agustus 2026.
Jumlah saham hasil buyback yang akan dialihkan kembali mencapai 4.876.200 saham. Perseroan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa pelaksana penjualan saham tersebut.
SRTG menjadwalkan periode penjualan saham treasuri berlangsung hingga 11 September 2026. Informasi rencana pengalihan kembali saham hasil buyback ini dipublikasikan melalui situs web BEI dan Perseroan.
Sebelumnya, program buyback saham SRTG telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2020. Program tersebut selesai dilaksanakan pada 19 Agustus 2020.
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten