STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) hari ini, Jumat 27 Februari 2026 melaporkan hasil keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (FY2025).
SIMP mencatat penjualan sebesar Rp21,06 triliun pada tahun 2025, naik 32% dibandingkan periode sama tahun 2024. Kenaikan penjualan terutama karena didukung kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan produk sawit dan produk minyak & lemak nabati.
Pada tahun 2025, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti SIMP turun 2% yoy menjadi 2,71 juta ton. Namun, total produksi minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) naik 4% menjadi 733 ribu ton seiring kenaikan TBS dari eksternal.
Laba bruto SIMP meningkat 13% yoy menjadi Rp5,47 triliun,dan laba usaha naik 21% yoy menjadi Rp4,00 triliun . Sementara laba tahun berjalan SIMP yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 33% yoy menjadi Rp2,07 triliun.
Adapun Core profit tumbuh 26% yoy menjadi Rp2,91 triliun. Rasio pengungkit neto (net gearing) Grup SIMP pada 31 Desember 2025 sebesar 0,04x dibandingkan 0.11x pada 31 Desember 2024.
Paulus Moleonoto, Direktur Utama SIMP dalam siaran pers, Jumat 27 februari 2027 mengatakan, ada FY2025, Grup SIMP mencatat kinerja yang positif meskipun menghadapi berbagai tantangan agribisnis yang terus berlanjut termasuk volatilitas harga komoditas, kondisi cuaca yang tidak menentu dan ketidakpastian global.
“Grup SIMP tetap berfokus pada peningkatan pengendalian biaya dan efisiensi, memprioritaskan investasi modal, optimalisasi kegiatan operasional dan produktivitas serta menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan.”ujarnya. (konrad)
