STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) berhasil mencatat peningkatan laba tahun berjalan sebesar 7,51% menjadi Rp22,91 miliar pada tahun 2025 dari periode sebelumnya sebesar Rp21,31 miliar, sehingga laba per saham RELI pun turut terkerek naik menjadi 12,73 kali, dari sebelumnya 11,84 kali.
Menurut Akhabani, Presiden Direktrur RELI, peningkatan laba tahun berjalan tersebut tidak terlepas dari pencapaian peningkatan pendapatan usaha seiring terjaganya aktivitas transaksi nasabah melalui platform dan layanan transaksi yang disediakan oleh Perseroan.
Pendapatan usaha RELI sepanjang 2025 meningkat 29,81% menjadi Rp58,80 miliar dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp45,29 miliar. Adapun kontribusi pendapatan diperoleh, diantaranya dari transaksi bursa yang naik 13,50% dari Rp14,67 miliar menjadi Rp12,93 miliar di akhir 2025. Pendapatan selling fee dari penjualan Reksa Dana yang naik cukup tinggi menjadi Rp31,06 juta dari sebelumnya hanya Rp2,64 juta. Hal ini memperlihatkan adanya peningkatan transaksi yang dilakukan oleh nasabah melalui RELI.
“Peningkatan kinerja Perseroan tidak terlepas dari upaya Perseroan dalam menjaga hubungan baik dengan para nasabah sehingga dapat tetap loyal dalam melakukan transaksi melalui Perseroan,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (02/4/2026).
Upaya yang dilakukan ialah melalui engagement dengan nasabah melalui pembentukan komunitas aktif yang tergabung dalam RELIPrioritas. Sepanjang tahun 2025, dari sisi equity brokerage tercatat nilai total transaksi yang diraih RELI sebanyak Rp12,01 triliun atau lebih tinggi 16,84% dibandingkan 2024 sebesar Rp10,28 triliun.
Adapun nasabah RELIPrioritas memberi kontribusi sebanyak 60,93% terhadap transaksi equity di RELI. Tidak hanya di transaksi ekuitas, para nasabah RELIPrioritas pun turut menopang transaksi di instrumen lainnya seperti Obligasi dan Reksa Dana. Peningkatan kinerja fundamental ini merupakan pencapaian yang baik di tengah volatilitas pasar yang terjadi.
“Pencapaian kami di 2025 mampu mengalami peningkatan dimana RELI sebagai Perusahaan Sekuritas sekaligus sebagai emiten terus mengedepankan dan melakukan improvement dalam hal tata kelola perusahaan yang baik (GCG) sehingga mampu menjaga komunikasi dan kepercayaan dari nasabah, terutama nasabah RELIPrioritas yang mempercayakan transaksinya melalui RELI baik offline maupun melalui aplikasi online trading, RELITrade,” katanya.
Ia menambahkan, dalam perkembangannya RELI juga tidak hanya menyajikan layanan equity sebagai sarana investasi nasabahnya namun juga mengembangkan instrumen investasi lainnya sebagai investment alternative dan diversifikasi portofolio bagi para nasabahnya diantaranya DIRE, Obligasi, maupun Reksa Dana karena RELI juga merupakan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).
