Komisaris Dharma Polimetal (DRMA) Jual 300.000 Lembar Saham Perusahaan, Buat Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Noel Aelyo Laras Kusuma Negara, Komisaris  PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 300.000  lembar saham perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia  (BEI) pada tanggal 10 dan 11 Februari 2026.

Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 13 Februari  2026, tujuan Noel Aelyo Laras Kusuma Negara  menjual saham DRMA adalah untuk divestasi saham langsung.

Noel Aelyo menjual saham DRMA pada kisaran harga Rp1.025-Rp1.030 per lembar dengan nilai transaksi Rp309 juta. Setelah  penjualan saham tersebut, kepemilikan Noel Aelyo Laras Kusuma Negara  terhadap saham DRMA turun menjadi 71.549.300 unit (1,52%), dari sebelumnya 71.849.300 unit atau 1,53%.

Hingga pukul 14.26 WIB perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia, Jumat 13 Februari 2026, saham DRMA tercatat di Rp1.030 per unit, turun 0,48% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp1.035. Selama perdagangan sepekan, saham DRMA naik 1,97%, dari posisi Rp1.015 per saham menjadi Rp1.035 per saham.

Seperti diketahui, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) adalah perusahaan induk dari Dharma Group yang didirikan pada tahun 1989. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari Triputra Group yang bergerak di bidang manufaktur komponen otomotif, terutama untuk mobil dan sepeda motor.

Unit bisnis DRMA adalah manufaktur komponen mobil dan sepeda motor, kabel harness dan komponen listrik lainnya, plastik, alat potong presisi, pipa knalpot, dll. Beberapa pelanggan terkenal adalah Honda, Hyundai, Toyota, Suzuki, dan perusahaan otomotif besar, baik di Indonesia dan pasar internasional. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Awasi Ketat Perkembangan Saham Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat...

Gara-Gara Hal Ini, BEI Gembok Perdagangan Saham Hotel Fitra International

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara...

IHSG Pagi Ini Naik 0,40% Tembus Level 7.100 Diungkit Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru