spot_img

PP Persero (PTPP) Tuntaskan Pembangunan Gedung UIN Malang Rp674,66 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP Persero Tbk (PTPP),  perusahaan konstruksi nasional berhasil merampungkan Proyek Pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Ini bagian dari pembangunan kawasan kampus terpadu mencakup fasilitas akademik, hunian mahasiswa, serta infrastruktur pendukung dalam satu ekosistem terintegrasi.

Proyek yang dilaksanakan untuk Kementerian Agama Republik Indonesia ini didukung pendanaan dari Saudi Fund for Development (SFD) dengan standar tata kelola, pengendalian mutu, serta sistem pelaporan sesuai praktik internasional.

Keberhasilan penyelesaian proyek ini turut ditandai dengan diraihnya Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia dengan desain bangunan berlafaz “Ar-Rahim”.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp674,66 miliar yang mencakup pekerjaan gedung dan infrastruktur. Desain arsitektural tersebut tidak hanya menjadi simbol keunikan kampus, tetapi juga merepresentasikan nilai kasih sayang, kemanusiaan, dan spiritualitas yang menjadi fondasi pendidikan.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Kedokteran, asrama mahasiswa, pusat kegiatan keislaman, jaringan jalan utama kawasan, sistem pencahayaan, dinding penahan tanah, hingga penerapan panel surya sebagai bagian dari dukungan terhadap efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo dalam keterangan, Kamis 12 Februari 2026, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga kualitas sekaligus memberikan nilai tambah sosial.

“Pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II menunjukkan bagaimana PTPP mampu mengelola proyek kawasan dengan kompleksitas tinggi dan standar tata kelola internasional. Perolehan Rekor MURI sebagai perguruan tinggi pertama dengan desain bangunan berlafaz ‘Ar-Rahim’ menjadi simbol bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan fungsi fisik, tetapi juga membawa makna dan nilai bagi masyarakat,” ujar Joko.

Joko menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

APBN Perkuat Talenta Industri Strategis, Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka hingga 31 Juli

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah membuka pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola...

BRI Peduli Latih 60 Purna Pekerja Migran di Cirebon untuk Bangun Usaha Berkelanjutan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

OJK Gandeng UNODC Perkuat Kerja Sama Regional Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama United...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru