back to top

Komisaris WNA MDKA Borong 100 Ribu Saham, Dapat Harga Diskon di Bawah Pasar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Anggota Dewan Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), Andrew Phillip Starkey, kembali menambah pundi-pundi investasi pribadinya. Ia memborong 100 ribu lembar saham perusahaan tambang tersebut. Transaksi ini sukses tereksekusi pada 23 Februari 2026.

Andrew merogoh kocek memborong saham MDKA di harga Rp 3.340 per lembar. Berdasarkan perhitungan kalkulasi, total nilai transaksi pembelian ini mencapai Rp 334 juta. Status kepemilikan saham ini merupakan kepemilikan langsung.

“Tujuan transaksi investasi,” tulis Andrew dalam laporan resminya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 24 Februari 2026.

Aksi borong ini otomatis membuat portofolio saham Andrew di MDKA makin gemuk. Sebelum transaksi, Warga Negara Asing (WNA) ini sudah mengantongi 4,03 juta lembar saham. Kini, jumlah tabungan sahamnya bertambah menjadi 4,13 juta lembar. Meski jumlah lembarnya bertambah, persentase hak suaranya tetap bertahan di angka 0,017%.

Menariknya, harga beli yang didapat Andrew tergolong sangat murah. Ia berhasil menyerok saham di bawah harga pasar saat ini. Mengacu pada data perdagangan saham Senin (23/2/2026), saham MDKA sedang bertengger kokoh di level Rp 3.740 per saham. Artinya, Andrew mendapat “diskon” sebesar Rp 400 per lembar saham.

Kinerja saham MDKA di lantai bursa memang sedang menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Senin kemarin, harga sahamnya melesat naik Rp 150 atau menguat 4,18%.

Antusiasme investor terhadap saham MDKA juga tergolong tinggi. Volume perdagangan saham ini mencapai 65,8 juta lembar dengan frekuensi transaksi sebanyak 18.851 kali. Total nilai transaksi saham MDKA di bursa sukses menembus angka fantastis sebesar Rp 243,49 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gelar Right Issue 6,1 Miliar Saham, Widodo Makmur Unggas Minta Restu RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana...

HKMU Buka Suara Soal UBO, Klaim Tak Lagi Punya Pengendali

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)...

Wanteg Sekuritas Disuspensi, Ini Penjelasan BEI soal Nasib Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru