spot_img

IHSG Ambrol 8%, Bursa Bekukan Sementara Perdagangan Saham Pagi Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar modal Indonesia diguncang penurunan tajam pada perdagangan pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot hingga 8%. Kondisi ini memicu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt).

Langkah darurat ini diambil pada Kamis, 29 Januari 2026. Sistem perdagangan di Jakarta Automated Trading System (JATS) berhenti tepat pukul 09:26:01 waktu JATS.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, memberikan penjelasan resmi mengenai situasi ini. Ia menyebut perdagangan akan segera dibuka kembali setelah jeda penghentian sementara tersebut.

“Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” ujar Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Keputusan ini diambil sebagai langkah preventif bursa. Penurunan indeks yang mencapai 8% memerlukan tindakan cepat. Langkah ini bertujuan menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien.

Bursa merujuk pada landasan hukum yang kuat dalam melakukan trading halt. Aturan ini tertuang pada Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Selain itu, tindakan ini sesuai Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Pihak bursa terus memantau perkembangan pasar secara saksama. Upaya ini dilakukan demi melindungi kepentingan investor di tengah fluktuasi indeks yang sangat tajam.

Bagi pelaku pasar yang membutuhkan rincian lebih lanjut, BEI telah menyediakan akses informasi melalui situs resmi. Publik dapat mengecek bagian Peraturan Perdagangan dan Keputusan Direksi pada laman www.idx.co.id.

Jadwal perdagangan saham hari ini dipastikan tetap mengikuti ketentuan yang ada. Tidak ada perubahan jam penutupan pasar meski sempat terjadi pembekuan sementara pada sesi pertama.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Minta Restu RUPS, Graha Layar Prima (BLTZ) Siap Masuk Bisnis Perdagangan Eceran Kosmetik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Graha Layar Prima  Tbk (BLTZ)...

Pengendali WINR Divestasi 10 Juta Saham Perusahaan di Saat Harga Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemenang Nusantara Internasional, pemegang saham pengendali...

STRK Mendadak Batalkan RUPSLB Besok, Ada Apa? 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru