Pasar Tidak Kondusif, PNM Hentikan PUB Sukuk Mudharabah I

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Permodalan Nasional Madani (PNMP), lembaga pembiayaan, mengumumkanĀ  penghentian atas penawaran umum berkelanjutan Sukuk Mudharabah berkelanjutan I PNM. Hal itu disampaikan manajemen PNMP dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/7/2024).

Menurut manajemen PNMP, jumlah dana yang dihimpun tidak memenuhi target. Ini disebabkan oleh kondisi pasar modal Indonesia yang kurang kondusif serta penyesuaian kebutuhan sumber pendanaan Perseroan.

Manajemen PNMP mengemukakan, merujuk peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk dan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-99/D.04/2021 tertanggal 30 Juni 2021 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, dengan ini PNMP menyampaikan publikasi atas penghentian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM.

Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM (PUB I) dengan target dana yang dihimpun selama periode PUB I sebesar Rp6 triliun, dengan ini Perseroan menyampaikan bahwa selama periode PUB I tersebut, Perseroan berhasil menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Tahap I sampai Tahap III dengan jumlah dana yang dihimpun sebesar Rp5,22 triliun.

ā€œAdapun Jumlah target dana yang kurang dihimpun adalah sebesar Rp778,100 miliar. Tidak tercapainya target dana yang akan dihimpun disebabkan oleh kondisi pasar modal Indonesia yang kurang kondusif serta penyesuaian kebutuhan sumber pendanaan Perseroan,ā€ tulis manajemen PNMP. (yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diversifikasi Bisnis, Sinergi Inti (INET) Tambah Lini Usaha Perdagangan Besar Telekomunikasi

STOCKWATCH.IDĀ (JAKARTA) -Ā Ā PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) atau...

RUPSLB HERO Setujui Perombakan Pengurus, Wee Lee Loh Jabat Komisaris Baru

STOCKWATCH.ID (TANGERANG SELATAN) – PT DFI Retail Nusantara Tbk...

United Tractors Jual Alat Berat Komatsu 869 Unit per Februari 2026, Turun 10,5%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan alat berat Komatsu milik PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru