Konversi Utang Rp1,7 Triliun, WSBP Berencana Private Placement 34,1 Miliar Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) 34,1 miliar saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (THMETD) pada Juli 20...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) 34,1 miliar saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (THMETD) pada Juli 2023. Rencana PUT ini terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) WSBP yang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2023.
Direksi WSBP dalam prospektus rencana PUT saham yang diumumkan di Jakarta, Senin (5/6) mengemukakan, aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka konversi utang pada kreditur dagang menjadi ekuitas senilai Rp1,7 triliun. Dalam hal menetapkan nilai utang yang akan dikonversi, WSBP akan mengikuti sesuai dengan hasil verifikasi utang yang telah dilakukan.
Menurut Direksi WSBP, penerbitan saham baru dalam rangka konversi utang kreditur menjadi saham akan menggunakan harga pelaksanaan konversi dengan metode volume weighted average price (VWAP) 45 hari. WSBP juga akan melakukan konversi atas utang jadi Obligasi Wajib Konversi (OWK) yang diterbitkan Waskita Beton (Konversi Utang Menjadi OWK) terhadap utang Perseroan kepada Pemegang Obligasi sebesar Rp1,8 triliun dan Kreditur Finansial lainnya Rp671,1 miliar.
Direksi WSBP mengemukakan, OWK hasil dari Konversi Utang Menjadi OWK akan dikonversi menjadi ekuitas Perseroan pada tahun ke-10 sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perdamaian (Konversi OWK Menjadi Ekuitas).
Direksi WSBP optimistis, PUT ini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan. Seperti diketahui, WSBP memiliki modal kerja bersih negatif Rp4,28 triliun dan liabilitas Rp8,06 triliun per 31 Desember 2022.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin