KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,6-6,0% pada 2026
Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi. BI mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% pada Juli 2026 setelah sebelumnya menaikkan suku bunga secara bertahap sejak Mei 2026. BI juga memperluas berbagai kebijakan untuk menarik aliran modal asing, memperdalam pasar uang dan pasar valas, serta menjaga likuiditas perbankan.
Di pasar keuangan, IHSG sempat terkoreksi pada triwulan II 2026, namun mulai pulih pada Juli. Per 31 Juli 2026, IHSG ditutup di level 6.236,13, menguat 10,51% dibandingkan akhir Juni. Hingga 31 Juli 2026, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp113,13 triliun, terutama berasal dari penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk sebesar Rp98,27 triliun.
Intermediasi perbankan juga tetap kuat. Kredit perbankan pada Juni 2026 tumbuh 12,67% menjadi Rp9.080,9 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 10,21% menjadi Rp10.281,8 triliun. Rasio permodalan (CAR) berada di level 23,70%, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) gross tercatat 2,09% dan NPL net 0,82%.
Di sektor jasa keuangan, OJK melanjutkan berbagai langkah penguatan stabilitas, termasuk percepatan pembaruan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), penguatan implementasi Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), percepatan reformasi integritas pasar modal, pendalaman pasar, serta peningkatan pelindungan konsumen melalui pengaturan mengenai penyampai informasi sektor jasa keuangan.
Sementara itu, LPS mencatat 99,94% rekening bank umum atau sekitar 696 juta rekening masih dijamin penuh hingga Rp2 miliar. LPS juga menegaskan persiapan Program Penjaminan Polis (PPP) terus berjalan dan akan berlaku paling lambat pada Januari 2028.
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi