Kuartal III 2022, Arkora Hydro Raih Laba Bersih Rp42,975 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 187,783 miliar pada periode Januari hingga September 2022, meningkat 24,40% dibandingkan periode yang sama...
Peningkatan kinerja Perseroan selama sembilan bulan pertama 2022 ini menunjukkan bahwa ARKO merupakan perusahaan yang stabil dan mempunyai peningkatan kinerja yang konsisten.
Aldo mengemukakan, pihaknya optimis target kinerja sampai akhir tahun Perseroan masih sesuai target yang ditetapkan. “Kinerja Perseroan tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2021,” katanya.
Perusahaan di bidang pembangkit tenaga listrik melalui sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang berasal dari aliran air (Pembangkit Listrik Tenaga Air) ini mencatat peningkatan total ekuitas sebesar Rp 390,535 miliar per 30 September 2022, tumbuh signifikan sebesar 128,35% jika dibandingkan Rp 171,026 miliar per 31 Desember 2021.
“Pertumbuhan ekuitas ini karena adanya tambahan dana dari IPO dan laba ditahan dari proses tahun 2021,” katanya.
Adapun total aset ARKO bertambah sebesar Rp 216,432 miliar atau naik 31,43%, dari Rp 688,614 miliar pada Desember 2021 menjadi Rp 905,046 miliar per September 2022. Peningkatan aset ini karena adanya kenaikan aset investasi baru dan progres pembangunan site baru di Yaentu yang sudah mencapai kurang lebih 85% siap operasi. Sementara utang Perseroan berkurang sebesar Rp 3,077 miliar atau turun 0,59%, dari Rp 517,588 miliar per 31 Desember 2021 menjadi Rp 514,511 miliar per 30 September 2022.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026