Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
META juga mencatat net cash spending yang lebih rendah dengan tetap memperhatikan kebutuhan pendanaan operasional bisnis.
Terkait imbal hasil kepada pemegang saham, META telah mendeklarasikan pembagian dividen sebesar Rp45,4 miliar pada April 2026. Seluruh nilai dividen tersebut telah dibayarkan pada Juni 2026.
Selain bisnis jalan tol, grup META juga mengandalkan sektor pengelolaan air bersih dan energi terbarukan.ย Volume penjualan air SCTK tercatat meningkat 3,9% YoY didukung penambahan pelanggan baru di kawasan industri.
Namun, volume penjualan energi terbarukan mengalami koreksi sebesar 16,4% YoY. Penurunan ini dipicu oleh keterbatasan ketersediaan feedstock pada RPSL yang menjadi tantangan di industri sejenis.
Indah menegaskan, Perseroan akan terus mengoptimalkan seluruh portofolio bisnis dan meningkatkan efisiensi. โKami akan terus menjaga kualitas layanan dan efisiensi operasional agar dapat memberikan nilai yang berkelanjutan bagi pengguna jalan dan seluruh pemangku kepentingan,โ tutup Indah.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya