Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akan melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023 Seri B senilai Rp1,475 triliun yang jatuh tempo pada 4 Agustus 2026.
Seiring pelunasan tersebut, obligasi MDKA seri B tidak lagi tercatat dan tidak dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 BEI, Vera Florida, menyampaikan penghapusan pencatatan dilakukan efektif mulai 4 Agustus 2026.
“Mulai tanggal 04 Agustus 2026 maka efek sebagai berikut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia,” tulis Vera Florida dalam pengumuman BEI tertanggal 3 Agustus 2026.
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023 diterbitkan MDKA pada Agustus 2023 dengan total nilai pokok Rp2,559 triliun.
Instrumen tersebut terdiri atas dua seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp1,084 triliun dengan tenor 357 hari dan tingkat bunga tetap 6,75% per tahun. Sementara itu, Seri B memiliki nilai pokok Rp1,475 triliun dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8% per tahun.
Saat penawaran umum, seluruh obligasi diterbitkan pada harga 100% dari jumlah pokok obligasi. MDKA juga menetapkan pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan sekali. Pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 4 November 2023.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...