Laba Astra Graphia Tumbuh 11,2% pada 2022
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) melaba Rp97,07 miliar (Rp71,96 per saham) pada 2022, tumbuh 11,2% jika dibandingkan Rp87,31 miliar (Rp64,72 per saham) pada 2021. Kendati laba t...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) melaba Rp97,07 miliar (Rp71,96 per saham) pada 2022, tumbuh 11,2% jika dibandingkan Rp87,31 miliar (Rp64,72 per saham) pada 2021.
Setelah dikurangi beban usaha dan beban lain-lain, emiten teknologi informasi beraset Rp2,67 triliun per Desember 2022 itu meraih laba sebelum pajak Rp129,27 miliar pada 2022, naik 15,53% dari Rp111,88 miliar pada 2021.
Kendati laba tumbuh, seperti tergambar dalam laporan keuangan Desember 2022 yang dipublikasikan Kamis (23/2), pendapatan bersih ASGR justru turun 11,79% menjadi Rp2,91 triliun pada 2022, turun 11,79% dari Rp3,29 triliun pada 2021.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan ASGR juga turun 16,8% jadi Rp2,32 triliun, dari Rp1,6Rp2,783 triliun pada 2021. Ini mendorong, laba kotor ASGR naik 15,39% jadi Rp593,34 miliar pada 2022, dari Rp514,19 miliar pada 2021.
Baca Juga
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...