Laba Dewi Farmindo Tumbuh 19,4% Per September 2022
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dewi SHRI Farmindo Tbk (DEWI) melaba Rp5,98 miliar pada Januari-September 2022, tumbuh 19,4% jika dibandingkan Rp5,02 miliar pada periode sama 2021. Menurut laporan keuan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dewi SHRI Farmindo Tbk (DEWI) melaba Rp5,98 miliar pada Januari-September 2022, tumbuh 19,4% jika dibandingkan Rp5,02 miliar pada periode sama 2021.
Menurut laporan keuangan September 2022 yang dipublikasikan Kamis (20/10), penjualan bersih DEWI naik 91,57% menjadi Rp106,65 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp55,67 miliar pada Januari-September 2021.
Seiring penjualan, beban pokok penjualan (BPP) DEWI naik lebih tinggi dari penjualan yakni sebesar 103,09% jadi Rp93,83 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp46,19 miliar pada Januari-September 2021. Akan tetapi, laba kotor DEWI tumbuh 35,39% jadi Rp12,82 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp9,47 miliar pada Januari-September 2021.
Setelah dikurangi beban usaha, emiten beraset Rp143,34 miliar per September 2022 itu meraih laba usaha Rp7,81 miliar pada Januari-September 2022, naik 13,36% dibanding Rp6,89 miliar pada Januari-September 2021
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten